Tinjauan Proyek: ShareSkill adalah ekosistem berbasis komunitas yang dirancang untuk mendemokratisasi pendidikan dengan menghilangkan hambatan finansial. Konsepnya sederhana namun kuat: sistem "Barter Keahlian". Pengguna menukar keahlian mereka (misalnya, Desain Grafis) dengan keterampilan yang ingin mereka pelajari (misalnya, Coding), menciptakan siklus pertumbuhan bersama yang berkelanjutan tanpa mata uang.
Tantangan (Masalah): Pendidikan berkualitas tinggi sering kali mahal, dan belajar mandiri melalui video bisa terasa mengisolasi. Tantangan UX utama adalah merancang Sistem Berbasis Kepercayaan di mana orang asing merasa nyaman mengajar satu sama lain. Selain itu, sistem memerlukan cara logis untuk mencocokkan pengguna dengan "Penawaran dan Permintaan" keterampilan yang kompatibel.
Solusi (Desain & Logika): Saya merancang platform yang berfokus pada Pembelajaran Sosial dan Kompatibilitas:
- Algoritma Pencocokan (Konsep): Saya menyusun alur pengguna untuk mencocokkan pengguna tidak hanya berdasarkan kategori keterampilan, tetapi juga berdasarkan tingkat kemahiran (Pemula/Ahli) untuk memastikan pertukaran yang seimbang.
- Profil Berpusat pada Kepercayaan: Merancang profil pengguna yang komprehensif yang menampilkan peringkat, portofolio, dan lencana "Keahlian Terverifikasi" untuk membangun kredibilitas sebelum pengguna terhubung.
- Kolaborasi Terintegrasi: Agar pengguna tetap berada di dalam aplikasi, saya merancang antarmuka "Ruang Kelas Virtual" bawaan dengan kemampuan video dan papan tulis, menghilangkan kebutuhan untuk beralih ke Zoom/Meet.
Hasil: Prototipe dengan fidelitas tinggi yang mempromosikan ekonomi kolaboratif, membuktikan bahwa pengembangan profesional dapat diakses oleh semua orang melalui dukungan komunitas.
🧩 Area Topik
🛠️ Keahlian yang Digunakan
- Figma (Desain UI dan pembuatan prototipe) - 100%
- Riset UX dan Pengujian Pengguna - 100%
- Kolaborasi dan Komunikasi Tim - 100%
- Desain Pengalaman Pengguna (UX) - 100%
- Prinsip Desain Grafis - 100%
⭐ Fitur Utama
- Mesin Pencocokan Keahlian: Secara otomatis menghubungkan pengguna dengan mitra ideal berdasarkan keterampilan yang ditawarkan dan diinginkan.
- Sistem Profil: Setiap pengguna memiliki portofolio keahlian untuk memamerkan apa yang mereka ajarkan dan ingin mereka pelajari.
- Komunikasi Bawaan: Integrasi obrolan dan panggilan video yang lancar untuk kolaborasi waktu nyata.
- Ekosistem Kolaboratif: Mendorong pembelajaran rekan sejawat, dukungan komunitas, dan perluasan jaringan.
